Langsung ke konten utama

Peran Seorang Manajer

Peran Manajer di dalam Organisasi


          Apa itu organisasi? Organisasi menurut pemahaman saya adalah tempat di mana orang, sekumpulan orang yang saling berinteraksi karena suatu tujuan atau visi yang sama. Di dalam suatu organisasi, pasti terdapat anggota-anggota, pengurus, dan seorang pemimpin.

Dalam review kali ini saya akan membahas tentang peran seorang Manajer di dalam suatu organisasi…

Manajer merupakan seseorang yg memiliki peranan penting di dalam suatu organisasi. Manajer mempunyai tugas sebagai pengatur, pengarah, serta di tuntut untuk mengambil keputusan yg sangat baik agar suatu organisasi dapat berjalan sesuai dengan tujuan yg ditetapkan. Bayangkan saja jika tidak ada seseorang yg mengatur, mengarah serta mengambil keputusan. Tentunya suatu organisasi tidak akan sesuai dengan tujuan serta tidak akan berkembang juga.

          Walaupun seorang manajer bertugaskan sebagai seorang yg mengatur, mengarahkan serta orang yg paling berhak dalam mengambil keputusan, manajer tidak bisa begitu saja atau seenaknya dalam melakukan hal-hal tersebut.

Contoh peran seorang manajer: Misalkan di suatu organisasi (perusahaan) seorang manajer menugaskan bawahannya untuk melakukan suatu pekerjaan. Dalam hal ini, tentu saja seorang manajer tersebut sudah harus memberikan instruksi serta langkah-langkah yg harus di lakukan oleh bawahannya tersebut agar dalam menjalankan tugas, sang bawahan sudah mempunyai gambaran tentang hasil apa yg memang di inginkan oleh manajer tersebut. Bukan dengan memberi suatu tugas tetapi sang manajer itu tidak memberikan instruksi yg jelas atau sang manajer langsung saja memberikan tugas dan hanya menyebutkan kapan deadline tugas tersebut harus selesai. Saya pun sebagai mahasiswa dan sebagai anak dari orang tua saya sendiri merasa “malas” atau “merasa berat” dalam mengerjakan tugas-tugas yg diberikan oleh dosen saya atau orang tua saya tanpa arahan yg jelas. Males kan kalau begitu? Jadi nggak enak banget.

Nah, itu pun mungkin yg di rasakan oleh para karyawan ketika seorang manajer hanya memberikan tugas tanpa adanya alasan. Udah gitu juga begitu tugasnya udah selesai, pas di kasihin eeeeh gatau nya gak sesuai sama apa yg di inginkan oleh si manajer. Bisa-bisa kan si karyawannya jadi lembur buat ngerjain lagi dan bisa juga kena potongan gaji kalau si manajernya udah kelewat galak…

Selain dalam mengarahkan, dan mengatur dalam memberikan tugas, seorang manajer juga di wajibkan untuk bisa mengambil sebuah keputusan. Sesuai dengan contoh sebelumnya, jika para karyawan telah selesai dalam mengerjakan tugas-tugas yg di berikan dan sudah sesuai dengan standar atau sesuai dengan keinginan sang manajer, Nah peran pengambilan keputusan si manajer ini disini, apakah hasil dari pekerjaan yg telah di kerjakan oleh para karyawan tersebut dapat di jadikan sebuah hasil keputusan atau tidak. Di dalam pengambilan keputusan ini, sang manajer harus benar-benar sudah menganalisa keputusan tersebut sebelum keputusan yg  akan diambil tersebut di terapkan kedalam sebuah organisasnya.

Oia..mungkin memang kelihatannya seorang manajer itu hanya “menyuruh-nyuruh” saja ya? Tetapi pada kenyataannya tidak seperti itu. Seorang manajer itu bekerja juga kok, tetapi melalui tangan-tangan orang lain (bawahannya). Lagi pula, menjadi seorang manajer itu tidak mudah menurut saya. Karna tentu  saja seorang manajer tersebut haruslah lebih “Bisa” atau “Lebih banyak tahu” dari pada bawahannya. Contoh: Jika saya seorang manajer lalu saya menyuruh bawahan saya untuk menyelesaikan laporan keuangan, tentu saja saya harus bisa juga dalam membuat laporan keuangan tersebut. Bahkan harus bisa menganalisanya juga secara rinci. Lah kalau saya nggak bisa dalam membuat laporan keuangan dan nggak bisa menganalisanya juga gimana nantinya kalau saya di bohongin sama para bawahan saya? Kayak misalkan di lebihin gitu jumlahnya, lah kan bisa-bisa saya juga yg ujung-ujungnya pusing karna kan berarti itu karyawan saya pada korupsi dong ya…


Sumber: Opini sendiri & dari apa yg Bapak Seta sampaikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jingkrak Jingkrak (Tidak Karuan)

            Gw pengen curhat, tapi bingung curhat sama siapa? Mau curhat sama temen kampus gak mungkin kalo sekarang-sekarang ini, karena apa? Karna gw dan temen-temen gw yg lainnya lagi pada ribet ngurusin skripsi..lah gw ngapain curhat, bukannya di dengerin entar malah dicuekin, kan gw bisa nambah sedih L mau curhat sama my lovely best friend a.k.a putrid and  jijah, duo kembaran gw, males banget kalo via telfon or LINE, males kalo gak cerita langsung. Becauseeee, putri kan udah ada suami, gw kagak bisa main ketempatnya dia malem-malem kan, kalo siang juga gw kuliah. Kalo jijah,via chat  nanti bahasnya juga malah kemana mana, yg ada bukan gw yg curhat tp malah dia yg curhat L Serba salah jadinya! yaudahlah ya, curhat disini aja, semoga temen real gw didunia nyata tidak ada yg baca yaaa hahaha             Gw sedih pake banget, ampe meneteskan air mata, kalo dipikir pikir, gw nih udah h...

Last GAP...

Assalamualaikum.wr.wb Good Afternoon.. Singkat cerita: Banyak sekali pengalaman menyenangkan yg telah saya lalui di dalam kelas GAP ini. Mula-mula memang saya berfikir buruk, entah kenapa tidak pernah merasa nyaman kalau berada di kelas GAP Kewirausahaan ini. Tapi seiring jalannya waktu, Alhamdulilah saya nyaman di dalam kelas ini. Alhamdulilah juga bisa punya banyak teman lagi, bisa saling kenal satu sama lain. Ya karna sang Bapak dosen selalu membuat kelompok secara random, jadi mau gak mau ya kita saling kenal deh hehe :D Next...gak terasa udah pertemuan ke-13 nih, udah diujung pertemuan perkuliahan saja huhu. Oh ya, di pertemuan terakhir ini, kami mengadakan market day! Seruuu banget kemarin :D alhamdulilah banyak juga yg beli haha dan yg ada di market day ini yg jualan makanan dan minuman enak-enak semua loh! Nyesel banget kalo gak sempet nyobain deh:p Hm...saya dari anggota F to Six juga tentunya berpartisipasi dalam Market Day ini. Dari mulai menyiapkan peralatan sebelum...