Assalamualaikum.wr.wb
Kali ini, saya akan membahas tentang dua bahasan sekaligus! Yaitu tentang Grup dan Komunikasi!
Oh ya, sebenarnya bahasan tentang Grup dan Komunikasi ini di buat di link blog yang berbeda (nggak satu judul kaya gini), tetapi karna saya belum mereview tentang Grup pada pertemuan minggu kemarin, jadi ya saya satuin aja kaya gini karena menurut saya bahasan tentang grup yang kemarin itu lanjutan nya ya di pertemuan hari ini yaitu tentang komunikasi.
Hari ini, di mana pertemuan terakhir sebelum kami semua menjalankan UTS, pertemuan di hari ini adalah pertemuan yg luar biasa! Soalnya, seru banget deh!
Pada pertemuan minggu lalu, sang Bapak dosen ini membahas tentang Grup. Kenapa kita harus membuat grup? Dan apa sih tujuannya di bikin grup? Dll deh.
Lalu…kami pun di berikan instruksi untuk menghitung satu dua tiga empat dst untuk membuat suatu grup(kelompok), di satu kelas itu, terbagi menjadi empat kelompok. Tiga kelompok perempuan, dan satu kelompok laki-laki. Nah, setelah kita semua udah dapet kelompok dan berkumpul di masing-masing kelompok, sang Bapak dosen menginstruksikan kita semua untuk membuat lingkaran, lalu tangan dari masing-masing anggota kelompok itu memegang silang tangan anggota di dalam kelompok masing-masing. Awalnya, saya bingung tuh, langsung aja mikir, ini buat apaan sih? Kok ribet amat? Kok tangan gw jadi ribet gini bentuknya? Ah, pokoknya disitu saya merasa tidak mengerti apa maksud dari tindakan itu! Maklum, saya emang rada lama gitu loadingnya kalo di kasih instruksi secara ramai-ramai, jadi gak nangkep ke kepala!
Setelah tangan sudah berpegangan silang satu sama lainnya, sang dosen memberitahu bahwa kita harus merenggangkan tangan yg sudah berpegangan itu, tetapi dengan catatan, nggak boleh ada tangan yg kelepas. Pokoknya, harus bisa renggang jadi kaya lingkaran seperti awal tapi tangannya harus masih pegangan.
Setelah melakukan itu semua, dari grup saya ini nggak ada perubahan apa-apa! Masih pada berbelit-belit itu tangan, nggak renggang-renggang! Malahan saya merasa malah makin dempet aja satu sama lainnya! Yah, gagal deh ini mah!
Cuma kelompok saya doang yg nggak renggang, yg lainnya pada bisa! Akhirnya, nggak tau siapa yg nyuruh, kelompok gw yg nggak bisa renggang itu malahan balik ke tempat duduk, padahal kan belum berhasil! Mungkin, udah malu kali ya.
Nah, setelah kita semua melakukan kegiatan itu, sang dosen pun memberi tahu apa maksud membuat game kayak tadi itu. Ternyata, tujuannya yaitu untuk mengetahui seberapa bisanya setiap kelompok untuk memecahkan suatu masalah, dan seberapa kompaknya ketika setiap kelompok itu saling merenggangkan diri. Terus juga, sang dosen bilang, bahwa setiap grup itu harus ada seorang pemimpin, dimana anggota yg lainnya mengikuti instruksi dari pemimpin tersebut, agar tujuan yg ingin di capai dapat berhasil. Nah, kayaknya saya tau deh, kenapa kelompok saya itu nggak berhasil ngerengganginnya. Saya baru sadar, ternyata tuh pas kita lagi nyoba berusaha buat ngerengganginnya, semua nya pada ikutan ngomong dan ngasih instruksi gitu, jadi kaya cuma berusaha buat ngerenggangin dirinya sendiri aja gitu, nggak buat satu kelompok. Pantes aja deh, kalah!
Selain membuat kelompok merenggangkan diri itu, sang dosen membuat kelompok lagi, tapi kali ini ada cewek ada cowoknya di setiap kelompok. Nah, kelompok yg baru ini di suruh membuat Pesawat! Ya walaupun bukan pesawat beneran sih, hanyalah sebuah pesawat kertas aja! Tujuannya juga sama kayak yg kelompok sebelumnya itu. Intinya sih, kalau di dalam grup itu mau berhasil, haruslah ada seorang yg memimpin, lalu memberi arahan, dan anggota yg lain melakukannya, dan didasarkan oleh kemauan untuk mencapai suatu tujuan. Gitu.
Nah, untuk pertemuan hari ini, juga sama kayak kemarin, sama sama membuat kelompok juga, dan melakukan game seru-seruan gitu! Hahaha. Tapi bedanya, hari ini bukan membahas grup kayak kemarin itu. Tapi lebih cenderung ke proses penyampaian komunikasi (berupa arahan, perintah, dsb) kepada anggotanya.
Kata sang dosen, 70 s.d 80% permasalahan itu disebabkan oleh komunikasi. Maksudnya, permasalahan yg ada di sekitar kita itu cenderung di akibatkan oleh salahnya penyampaian atau tidak tersampaikan nya rasa marah atau yg lainnya, yg mengakibatkan terjadinya suatu permasalahan/konflik antar sesama.
Komunikasi ini terbagi menjadi dua, yaitu Verbal dan Non-Verbal. Menurut sang dosen juga, Komunikasi Non-Verbal ini lah yg meyebabkan terjadinya permasalahan!
Kembali kepada membuat kelompok. Satu kelas ini terbagi menjadi empat kelompok lagi. Tapi, kali ini saya berada di kelompok yg tepat dan sudah belajar dari pengalaman yg kemarin juga, jadinya, kali ini kelompok saya nggak malu-maluin kayak minggu kemarin. Haha
Di kelompok yg ini, lebih seru! Terus, sang dosen juga udah ngasih tau kalau harus ada ketua kelompoknya. Enak kan, jadi mempermudah dalam melakukan game aja nantinya.
Ternyata, game nya lebih susah dari yg kemarin! Terus juga, memicu adrenalin banget! Ya ampun, sumpah ya, saya ampe degdegan banget pas lagi ngelakuinnya! Jadi game nya tuh gini, setiap kelompok di kasih satu bola kecil plastik (yg buat mandi bola itu) terus, kelompok kelompok itu membuat lingkaran, dan tangannya, di julurin ke depan.
Cara ngelakuin game ini sih cukup mudah lah ya, tapi, di butuhkan kecepatan dan konsentrasi yg kuat supaya bisa berhasil! Jadi, bola yg udah di kasih itu di oper selang seling, jadi ganjil ganjil genap genap gitu polanya ya, terus, di kasih waktu juga! Jadi ajang persaingan ketat banget kan antar kelompok!
Tapi, perjuangan kelompok saya nggak sia-sia dong! Kelompok saya menang! hahaha. Itu semua berkat kerjasama kita semua, kerjasama nyari taktik yg pas supaya bisa melebihi batas waktu yg di kasih sang dosen, terus juga, pas ketua ngasih instruksi, nggak ada yg ngelawan balik buat adu argumen, jadinya enak deh.
Itu dia contoh jika di dalam suatu kelompok ingin mendapatkan hasil yg memuaskan, maka, kita selaku anggota dari kelompok tersebut harus mempunyai dasar yg kuat untuk mencapai tujuan itu. Dan tentunya, komunikasi antar sesama itu menjadi hal yg paling mendasar jika kita mau melakukan sesuatu secara bersamaan agar tercapai yg di inginkan itu.
Komentar
Posting Komentar