Langsung ke konten utama

Manajemen Stress dan Perubahan Organisasi (By Kelompok V)

Assalamualaikum.wr.wb


Di pertemuan terakhir kemarin ini membahas tentang Perubahan Organisasi & Manajemen Stress, materi ini di presentasikan oleh kelompok terakhir, yaitu kelompok lima. Ini review singkatnya…

          Di dalam suatu organisasi tentu saja akan terus menerus mengalami yang namanya suatu “perubahan”, karena organisasi it uterus berjalan seiringnya waktu, dan pastinya organisasi tersebut mengikuti perkembangan zaman dan lingkungan yang ada. Seperti sekarang ini, kita sebagai masyarakat pun mengikuti perkembangan zaman. Begitu pula suatu organisasi.

          Perubahan di dalam suatu organisasi bertujuan untuk mempertahankan organisasi itu sendiri dan menyesuaikan dengan lingkungan yg ada. Perubahan organisasi artinya, yaitu perubahan seperti menambahkan orang-orang baru, memodifikasi suatu program, merubah misi, susunan dan sistem-sistem dalam sebuah organisasi tersebut.

Perubahan di dalam organisasi ini di dorong oleh faktor-faktor tertentu. Yaitu di karenakan oleh perubahan lingkungan yg sangat mempengaruhi organisasi, peran manajerial dalam pengawasan dan perencanaan, serta sasaran dan nilai untuk lebih berinovasi.

Di dalam suatu perubahan, pasti nya akan terjadi pro dan kontra di dalam nya. Seperti penolakan terhadap perubahan itu sendiri. Padahal, perubahan tersebut baik untuk kelangsungan sebuah organisasi tersebut.

          Penolakan tersebut terjadi karena banyak hal, seperti penolakan yg di lakukan oleh para karyawan. Mereka takut terhadap perubahan karena mereka sudah feel comfort pada zonanya, sehingga ia takut akan ketidakpastian di masa depan organisasi itu, takut akan ancaman ekonomi seperti para karyawan cemas akan kehilangan pendapatan atau pekerjaan nya, dan takut jikalau ternyata dalam melaksanakan perubahan tersebut, para pekerja kurang kompeten terhadap pekerjaan nya. Padahal, perubahan itu harus selalu di kembangkan agar tidak tertinggal dengan organisasi yg lain.
         

Manajemen Stress

          Pengertian stress itu sendiri adalah sebuah tekanan yang terjadi pada diri seorang individu baik itu berupa beban pekerjaan dan lainnya dan membuat individu tersebut merasa terbebani dan keberatan untuk menyelesaikan berbagai kewajibannya.

Stress itu cenderung kepada hal-hal yg negative dan sangat mempengaruhi kondisi seseorang. Dampak dari stress itu sendiri yaitu dikelompokkan menjadi tiga gejala, yaitu gejala Fisiologis, Psikologis, dan Perilaku.

1.     Gejala Fisiologis, meliputi sakit kepala, tekanan darah tinggi, dan sakit jantung.
2.     Gejala Psikologis, meliputi kecemasan, depresi, dan menurunnya tingkat kepuasan kerja.
3.     Gejala Perilaku, meliputi perubahan produktivitas, kemangkiran dan perputaran karyawan.

          Semua gejala-gejala yang disebutkan diatas tentu sangat membuat ketidak nyamanan setiap orang. Ingin rasanya untuk terhindar dari segala tekanan stres yang dialaminya. Bahkan sampai pada tingkatan stres yang tinggi dalam gejala psikologis, seseorang bisa berfikir untuk mengakhiri hidupnya. Tekanan yang dirasa sudah cukup berat lah yang membuat dampak seperti itu.

Tingkat stress yang tinggi, atau bahkan tingkat rendah tetapi berkepanjangan, dapat mendorong ke kinerja karyawan yang menurun dan karenanya, menuntut tindakan dari manajemen.

Ada dua pendekatan dalam manajemen stress, yaitu pendekatan individu dan pendekatan organisasi.

Pendekatan individu dilakukan dengan cara seperti penerapan manajemen waktu, penambahan waktu olahraga, pelatihan relaksasi, dan perluasan dukungan jaringan social. Sedangkan did alam pendekatan organisasi seperti penetapan tujuan yg realistis,  Mengurangi konflik dan mengklarifikasi peran organisasional, Adanya penyeleksian personel dan penempatan kerja yang lebih baik, Menciptakan iklim organisasional yang mendukung.





Wassalamualaikum.wr.wb








Komentar