Assalamualaikum.wr.wb
Setelah melaksanakan UTS yg sangat melelahkan, akhirnya kami
kembali ke aktivitas perkuliahan seperti biasa. Udah minggu ke dua nih setelah
UTS, tapi kok, reviewnya baru sekarang ya? Y, karna bapak dosen memberikan
libur untuk review di pertemuan ke delapan kemarin :D
Setelah UTS, bapak dosen menginstrusikan kami semua untuk
membuat kelompok lagi. Tapi, kali ini kelompoknya untuk presentasi di depan, gentian
mengajar dengan bapaknya gitu. Agak rumit juga ya, karna kan ngajar itu enggak enakL
Nah, di pertemuan minggu kemarin, itu sudah ada yg presentasi
loh! Yg presentasi duluan itu kelompok satu, kelompoknya si Muhammad Rizky dan
kawan-kawan. Mereka itu mempresentasikan tentang Komunikasi di dalam
organisasi. Menurut saya, presentasi yg kelompok mereka sampaikan lumaya bagus,
tapi ada salah seorang yg mempresentasikannya itu, suaranya kecil banget! Nggak
kedengeran sama sekali. Tapi secara keseluruhan, bagus kok mereka, karena di
sertai oleh praktik langsung tentang komunikasi gitu melalui sebuah games.
Di saat kelompok tersebut mempresentasikan, fokus saya tertuju
pada infocus nya, bukan sama suara yg di keluarkan oleh sang pembawa
presentasi. Ya gimana nggak salah fokus, abisnya, di infocus nya itu dia make
aplikasi Prezi, kan bagus banget yah haha.
Ilmu yg saya dapatkan saat mereka presentasi adalah tentang
fungsi dari Komunikasi di dalam organisasi tersebut, yaitu untuk mengatur
anggota di dalam organisasi, lalu memotivasi apa yang sudah di selesaikan oleh
para karyawan, dan memberi kebebasan untuk berekspresi. Lalu ada pula tentang
jenis Chanel nya, yaitu Formal dan Informal, serta ada pula Arah komunikasi,
yaitu Upward, Downward, dan Lateral.
Di dalam sebuah komunikasi juga terdapat hambatan-hambatan,
diantaranya adalah Diam, emosi berbohong dan ketakutan untuk berkomunikasi. Agar
komunikasi dapat berjalan dengan baik, seharusnya setiap anggota di dalamnya
memiliki rasa percaya diri agar dapat lebih luwes dalam menyampaikan pendapat,
saran, atau kritikan. Dan jika komunikasi ingin berjalan pula, jauhkan lah
emosi di dalam penyampaiannya. Karena nada bicara dapat membuat kata yg terucap
dapat mengartikan hal yang baik menjadi salah kaprah.
Wassalamualaikum.wr.wb
Komentar
Posting Komentar