Langsung ke konten utama

Keempat...

Assalamualaikum.wr.wb
Selamat malam dan selamat beristirahat teman :D seperti  biasaa saya post tentang Kewirausahaan #3 dengan istilah "Mepet" & "Latepost" banget! Karna apa? Besok nih ya, Kamis, 26 Maret 2015 saya udah belajar Kewirausahaan #4! Latepost  banget kan ya? Eits tunggu dulu, ini sih Latepostnya bukan kaya kemaren-kemaren dimana saya kurang ide :D tapi latepost disini dikarenakan saya sedang kurang fit dan minggu ini mengalami kejadian-kejadian yang tidak di inginkan. Huh......

Okay langsung aja yaa. Pertemuan ke #3 saya ini cukup berkesan ya haha karnaaa di pertemuan ke #3 ini sang Bapak dosen membuka blog saya. Yes, i'm realy shocked you know. Baru masuk dengan terlambat karena salah ruangan, begitu natap layar infocus tiba-tiba sang Bapak udah ngeklik nama saya ajaa. Hahaha tapi gapapa itung-itung promosiin blog supaya banyak yang reading tulisan-tulisan unik saya :D hahaha. Di pertemuan ke #3 ini, informasi dan ilmu-ilmu yang saya dapat adalah tentang manfaat dari review-an blog saya, haha. Kata sang dosen, review produk yang saya buat ini merupaka suatu informasi yang di butuhkan oleh para wirausaha. Dimana sang wirausaha dapat mengetahuai bagaimana perilaku para costumernya terhadap barang yang ia produksi. Wirausaha dapat mengetahui dengan adanya review tersebut, apakah respon para customernya setelah memakai produk mereka? Apakah sang customer puas atau tidak? dan apakah ada kritik dan saran yang customer berikan kepada sang wirausaha? itu semua bisa di dapatkan melalui review dari para penggunanya. Lalu..saya juga belajar apa saja tantangan sebagai seorang wirausaha. Ada satu kalimat yang terucap dari Bapak dosen yang sangat saya sukai sampai-sampai masih terngiang-ngiang di pikiran saya sampai saat ini. Begini kalimatnya "Anggaplah pilihan kalian menjadi wirausaha itu adalah akhir dari hidup anda (alias kepepet!). Serius, saya suka banget sama kalimat ini. Walaupun saya sudah sering dengar tapi entah kenapa baru kali ini saya teringat-ingat terus dengan kalimat yang diucapkan bapak dosen tersebut. Entah karna nada suaranya yang berbeda dan lebih tegas dari pada yang sering saya dengar biasanya, entahlah. Yang jelas, saya suka sekali kalimat itu. Simple, tapi cukup untuk membuat seseorang bangkit. Bagaimana tidak, sebutan kepepet pasti akan selalu membuat orang menjadi "lebih" berusaha dari biasanya. Seperti saya, ketika saya melihat jam tangan saya sudah menunjukkan pukul 6.20, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menaiki krl keberangkatan pukul 6.35 . Apapun saya akan lakukan demi dapat menaiki krl tersebut. Begitupula dengan berwirausaha, jika kita mengganggap akhir dari hidup kita ini hanya untuk berwirausaha, maka kita pasti bisa sukses di dalamnya. Do it! Take action!

Tentang tipe-tipe Wirausaha
Berbagai macam tipe wirausaha

  1. Wirausaha yang memiliki inisiatif
  2. Wirausaha yang menggorganisir mekanis sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu.
  3. Yang menerima resiko dan kegagalan
Wirausaha yang memiliki inisiatif, sang wirausaha ini tidak membuka usahanya dengan iming-iming karna "Ikut-ikutan trend" atau sekedar mengikuti perkembangan zaman saja, dimana di pikiran mereka hanya mengikuti apa yang di inginkan komsumen dan ia mendapatkan untung besar. Setelah tidak ngetren lagi dia mulai mengganti usahanya dengan usaha lain. Seharusnya, seorang wirausaha tidak asal ikut-ikutan saja, melainkan menciptakan sesuatu yang berbeda dari biasanya, dimana jika usaha yang mereka jualkan tidak se-ngetren di awal, ia akan terus mencoba berinovasi dengan usahanya. Tentunya dengan akal pikiran dan kreativitas dari wirausaha itu sendiri. Wirausaha  yang mengatur hubungan sosial dan ekonomi untuk menghasilkan sesuatu, yakni, sang wirausaha harus pandai-pandai mencari relasi untuk mengebangkan usahanya, atau untuk membuat barang usahanya menjadi dikenal oleh masyarakat luas. Maka dari itu, sang wirausaha harus memiliki sikap "Luwes, Legowo, Supel, mudah akrab dengan orang lain. Wirausaha yang selalu menerima kegagalan dan menjalankan setiap resiko yang di hadapinya. Seorang wirausaha haruslah optimis, berpegang teguh pada keyakinannya dan menepati janjinya yang telah ia pilih. Seorang wirausaha tidak mengenal kata Lelah. Ia berusaha-Gagal-Berusaha-Gagal begitu seterusnya. Ia gagal lalu kembali bangkit.

Seorang wirausaha juga harus mempunyai contoh seseorang atau hal-hal apapun yang baik untuk dirinya agar ia senantiasa mencontoh keuletan tokoh atau suatu hal yang baik yang akan ia pegang teguh, Tentunya agar wirausaha tetap optimis, yakin dan semangat untuk maju!

Sekian ilmu yang bisa saya sampaikan malam ini. Terimakasih telah membaca:)

Wassalamualaikum.wr.wb

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jingkrak Jingkrak (Tidak Karuan)

            Gw pengen curhat, tapi bingung curhat sama siapa? Mau curhat sama temen kampus gak mungkin kalo sekarang-sekarang ini, karena apa? Karna gw dan temen-temen gw yg lainnya lagi pada ribet ngurusin skripsi..lah gw ngapain curhat, bukannya di dengerin entar malah dicuekin, kan gw bisa nambah sedih L mau curhat sama my lovely best friend a.k.a putrid and  jijah, duo kembaran gw, males banget kalo via telfon or LINE, males kalo gak cerita langsung. Becauseeee, putri kan udah ada suami, gw kagak bisa main ketempatnya dia malem-malem kan, kalo siang juga gw kuliah. Kalo jijah,via chat  nanti bahasnya juga malah kemana mana, yg ada bukan gw yg curhat tp malah dia yg curhat L Serba salah jadinya! yaudahlah ya, curhat disini aja, semoga temen real gw didunia nyata tidak ada yg baca yaaa hahaha             Gw sedih pake banget, ampe meneteskan air mata, kalo dipikir pikir, gw nih udah h...

Last GAP...

Assalamualaikum.wr.wb Good Afternoon.. Singkat cerita: Banyak sekali pengalaman menyenangkan yg telah saya lalui di dalam kelas GAP ini. Mula-mula memang saya berfikir buruk, entah kenapa tidak pernah merasa nyaman kalau berada di kelas GAP Kewirausahaan ini. Tapi seiring jalannya waktu, Alhamdulilah saya nyaman di dalam kelas ini. Alhamdulilah juga bisa punya banyak teman lagi, bisa saling kenal satu sama lain. Ya karna sang Bapak dosen selalu membuat kelompok secara random, jadi mau gak mau ya kita saling kenal deh hehe :D Next...gak terasa udah pertemuan ke-13 nih, udah diujung pertemuan perkuliahan saja huhu. Oh ya, di pertemuan terakhir ini, kami mengadakan market day! Seruuu banget kemarin :D alhamdulilah banyak juga yg beli haha dan yg ada di market day ini yg jualan makanan dan minuman enak-enak semua loh! Nyesel banget kalo gak sempet nyobain deh:p Hm...saya dari anggota F to Six juga tentunya berpartisipasi dalam Market Day ini. Dari mulai menyiapkan peralatan sebelum...