Langsung ke konten utama

Kedelapan...


Assalamualaikum teman-temaaan, saya kembali lagi dengan review mata kuliah Kewirausahaan minggu kemarin. Oh iya, minggu kemarin itu minggu terakhir dimana saya selesai UTS lhoo. Legaaaa rasanya udah ngelewatin masa-masa sulit selama UTS. Dan udah tau juga hasil UTS nya walaupun Cuma sebagian mata kuliah saja. Oh iya, di mata kuliah kewirausahaan ini saya mendapatkan nilai yg lumayan bagus loh hehehe *pamer*. Saya sampai kaget ngeliatnya-_- padahal saya ngerasa kalo jawaban yg saya isikan itu singkat-singkat bingitttttt! Tapi yaudahlahya yg penting nilainya oke hehe :D

Back to topic! Minggu kemarin, tanggal 7 Mei 2015, kami belajar tentang membuat sebuah usaha! Yap, sang dosen membuat kelompok untuk para murid-muridnya. Dalam menentukan kelompoknya pun sang dosen sendiri yg memilih. Mungkin supaya satu kelas berbaur dengan yg lainnya kali yaaa.
Setelah dibagika kelompok, ternyata saya mendapaat kelompok pertama! Dengan beranggotakan sepuluh orang yg terdiri dari empat laki-laki dan enam perempuan. Dalam berdiskusi di kelompok saya tidak terlalu kesusahan dalam berbaur dengan kelompok saya karna kelompok saya enak-enak orangnya hihihhi. Setelah kami berbaur dengan kelompok masing-masing, sang dosen menginstrusikan agar setiap kelompok membuat nama kelompok, yel-yel kelompok, lalu menentukan jenis usaha yg akan kami  jalankan, kemudian visi dan misi dari usaha kami, lalu menjalankan usaha kami sesuai apa yg setiap kelompok inginkan.

Jreeeeeeeeeeeeeng!! Terbentuklah jenis usaha yg ingin kelompok saya jalankan. Setelah itu, kami semua disuruh mempresentasikan mengenai visi misi dan jenis udaha setiap kelompok. Dan ternyata visi dan misi saya kebalik-_-. Setelah semua kelompok selesai mempresentasika usahanya, lalu sang dosen menjelaskan tentang visi misi usaha itu seperti apa, dan kenapa setiap kelompok itu harus membuat yel-yel.

Visi dan misi dalam suatu usaha itu penting agar para usahawan tidak salah arah dalam  menjalankan usahanya. Dan yel-yel itu dibuat agara ketika para usahawan putus asa, ia akan ingat dengan janji yg pertama kali dibuat saat ingin memulai suatu usaha..


Wasaalamualaikum..



Komentar